Selasa, 07 Oktober 2014

Fleet Revitalization

Revitalisasi armada Garuda Indonesia bertujuan untuk memperbarui aset lama untuk menyesuaikannya dengan standar modern, sebagai salah satu dasar untuk terus mengembangkan modal dan memastikan pertumbuhan di industri penerbangan.
 
Kami tengah melakukan program pengembangan armada melalui penambahan pesawat agar dapat lebih maksimal menangkap peluang pertumbuhan di masing-masing segmen pasar yang dilayani. Pada saat bersamaan, Garuda Indonesia juga akan menyederhanakan dan meremajakan pesawat agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan efisiensi biaya operasi. 
 
Jenis pesawat yang dipakai akan distandardisasi yaitu jenis Boeing B737-800NG dan Bombardier CRJ1000NextGen untuk rute jarak pendek dan regional, Airbus A330-200/300 untuk rute jarak menengah, Boeing B777-300ER untuk rute jarak jauh, dan Airbus A320-200 untuk Citilink.

Senin, 06 Oktober 2014

Konsep Layanan Garuda Indonesia

Garuda Indonesia Experience adalah konsep layanan baru yang menyajikan aspek-aspek terbaik dari Indonesia kepada para penumpang. Mulai dari saat reservasi penerbangan hingga tiba di bandara tujuan, para penumpang akan dimanjakan oleh pelayanan yang tulus dan bersahabat yang menjadi ciri keramahtamahan Indonesia, diwakili oleh ‘Salam Garuda Indonesia’ dari para awak kabin.

Dengan pengenalan konsep Garuda Indonesia Experience, Garuda Indonesia menciptakan ciri khas yang membanggakan, sekaligus meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional. Konsep Garuda Indonesia Experience didasarkan pada 5 pancaindra atau “5 senses” (sight, sound, scent, taste, dan touch) dan mencakup 24 “customer touch points”; mulai dari pelayanan pre-journey, pre-flight, in-flight, post-flight dan post-journey.

Sejak pertama diluncurkan pada 2009, Garuda Indonesia Experience mengandalkan keramahtamahan Indonesia. Ini sejalan dengan visi Garuda Indonesia, yaitu perusahaan penerbangan yang handal, menawarkan layanan berkualitas bagi masyarakat dunia dengan menggunakan keramahan Indonesia. Garuda Indonesia mengemban misi khusus sebagai perusahaan penerbangan pembawa bendera bangsa Indonesia, yang mempromosikan Indonesia kepada dunia. Konsep keramahtamahan Indonesia ini diterjemahkan dalam ikon-ikon yang mengandalkan pancaindra, yang antara lain tercermin dari penggunaan bahan dan ornamen khas Indonesia untuk interior pesawat, aroma wewangian bunga khas Indonesia, musik khas Indonesia, serta cita rasa makanan dan minuman khas Indonesia. Pada 2009, perusahaan melakukan program peremajaan untuk armada-armada lama, Boeing 747-400 dan Airbus 330-300, dengan mengganti interior pesawat dan menambah fasilitas AVOD (Audio and Video on Demand). Langkah yang sesuai dengan konsep layanan Garuda Indonesia Experience.

Di samping melibatkan pancaindra, konsep Garuda Indonesia Experience juga harus memiliki nilai-nilai dasar sebagai berikut: tepat waktu dan aman (tentang produk), cepat dan tepat (tentang proses), bersih dan nyaman (tentang bangunan) serta andal, profesional, kompeten dan siap membantu (tentang staf). Konsep ini diterima dengan baik oleh pelanggan Garuda Indonesia.

Minggu, 05 Oktober 2014

Armada Garuda Indonesia

Saat ini, Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330-200;Airbus A330-300 dan Boeing 777-300ER untuk menerbangi rute Amsterdam, Asia Timur (China,Korea Selatan dan Jepang) dan Australia (Perth,Melbourne,Sydney dan Brisbane) kemudian, ATR 72-600;Boeing 737-800 dan Bombardier CRJ1000NextGen digunakan untuk menerbangi rute domestik dan Regional.
Terhitung pada tahun 2014, armada Garuda Indonesia adalah sebagai berikut:
Armada Garuda Indonesia
Jenis PesawatBeroperasiPesananKelasCatatan
FBETotal
ATR 72–6006217070dioperasikan sebagai sub-brand Garuda Indonesia Explore
Bombardier CRJ1000157128496dioperasikan sebagai sub-brand Garuda Indonesia Explore Jet
Airbus A330-20011361862225 pesawat dilengkapi dengan Thales IFE, 6 lainnya dilengkapi dengan Panasonic IFE
Airbus A330-30061642215257PK-GPF menggunakan livery Skyteam
236215251Konfigurasi baru. Kursi flat-bed di Executive Class.
Boeing 737-30011694110Dipensiunkan mulai tahun 2014
Boeing 737-5004128496Dipensiunkan mulai tahun 2015
Boeing 737-800713312144156Semua pesawat yang berregistrasi PK-GEx tidak menggunakan in-seat IFE
PK-GMH menggunakan livery Skyteam
Boeing 747-400242386428Digunakan dalam penerbangan menuju Jeddah dari Makassar, Medan dan Surabaya
Boeing 777-300ER55838268314Terbang nonstop dari Jakarta menuju Amsterdam, Jeddah dan Tokyo Narita
Total12382
.
Mantan Armada[24]
PesawatDiperkenalkanDipensiunkanCatatan
Airbus A300B4-600FF19822002Pengguna Pertama.
Satu pesawat jatuh di Medan.
Boeing 737-40019922012Digantikan pesawat Boeing 737-800s.
satu jatuh di Yogyakarta.
Boeing 747-20019802004Digantikan Pesawat Airbus A330-300 & Boeing 747-400.
Convair 24019501965
Convair 34019521968Digunakan pertama kali untuk penerbangan Haji.
Convair 44019561970
Convair 99019621975Pesawat jet pertama .
Satu pesawat jatuh di Mumbai.
de Havilland Heron19521956Pengguna Pertama.
Douglas DC-319491970Pesawat Pertama yang diterbangkan.
Douglas DC-8-5019661980
Fokker F27-20019671975Satu pesawat kecelakaan di Lampung.
Fokker F28 Mk-100019691983Digantikan oleh Fokker F28 Mk-3000.
tiga hancur pada tahun 1975-1982.
Fokker F28 Mk-300019731998Pengguna Pertama.
Fokker F28 Mk-400019782001
Lockheed L-188 Electra19601977Satu pesawat jatuh di Manado.
McDonnell Douglas DC-9-3019701993Digantikan oleh Boeing 737s.
satu pesawat berada di Museum Transportasi, TMII.
McDonnell Douglas DC-10-3019732004Satu pesawat tergelincir di Fukuoka.
McDonnell Douglas MD-1119901998
PBY 5 Catalina19501953Warisan Pesawat dari KNILM

Sabtu, 04 Oktober 2014

Penghargaan Maskapai

Terdapat beberapa penghargaan yang di berikan kepada Garuda Indonesia antara lain, yaitu:
  • Four Star Rated Airlines (Skytrax Awards 2010).[16]
  • World's Most Improved Airlines (Skytrax Awards 2010).[17]
  • Asia's Leading Airlines Services Quality (CAPA Awards 2010).
  • Best International Airlines (Roy Morgan Survey in January, February & July 2012).
  • The World's Best Regional Airline (Skytrax Awards 2012).
  • Best Asia & Australasia Airlines (Passanger Choice Awards 2013).[18]
  • ASEAN Premium Airlines (Frost& Sullivan Survey 2012).[19]
  • World Best Airline Food on Long Haul Flight & Top 5 Airline Food on Short Haul Flight (Asia Pacific Airline Food Awards 2013).[20]
  • The World's Best Economy Class & Best Economy Class Airline Seat (Skytrax Awards 2013).[21]
  • World's Best Cabin Crew (Skytrax Awards 2014).[22]
Diharapkan dengan di raihnya penghargaan tersebut, Garuda Indonesia sebagai maskapai terbesar nasional dan kebanggaan Indonesia bisa memberikan pelayanan yang lebih di dalam penerbangan.

Jumat, 03 Oktober 2014

Kelas Ekonomi/Economy Class

Tersedia di semua pesawat. Ruang kaki terdiri dari 30" hingga 35" tergantung jenis pesawat, dengan panjang kursi 17". Pesawat Airbus A330-200, Airbus A330-300 dan Boeing 737-800 NG memiliki kursi kelas ekonomi yang lebih baru yang menawarkan layar sentuh LCD 9-inci dengan AVOD.
Makanan dan minuman ditawarkan tergantung lamanya penerbangan. Anggur dan bir juga ditawarkan dalam penerbangan internasional.

Kamis, 02 Oktober 2014

Kelas Bisnis/Executive Class

Terdapat beberapa fasilitas dari Executive Class, yaitu:
  • Flat-Bed seats yang memiliki ruang kaki 74" dan dapat disandarkan hingga 180 derajat dan dilengkapi dengan sandaran tangan 11 inci.
  • Layar sentuh LCD dengan AVOD di setiap kursi,
  • Colokan listrik di setiap kursi dan lampu baca pribadi.
Pesawat Boeing 747-400 dan Boeing 737 masih menggunakan kursi eksekutif lama. Boeing 747–400 memiliki ruang kaki 46"-48" dengan panjang kursi 16". Sementara di Boeing 737, termasuk seri -300, -400, -500, dan seri -800 terbaru memiliki ruang kaki 41" hingga 44" dengan panjang 19". Di beberapa pesawat, tersedia TV di setiap kursi.

Rabu, 01 Oktober 2014

Kelas Utama/First Class

Pada pesawat Boeing 777-300ER, tersedia 8 kursi kelas utama dengan konfigurasi 1-2-1. Kabin kelas utama memiliki fasilitas yang mewah seperti:[15]
  • Sliding door disetiap suite.
  • Kursi ergonomis yang dirancang secara optimal , dengan luas 82 inci dan lebar 22 inci yang dapat diubah menjadi tempat tidur datar (180°) dan dilengkapi dengan matras, selimut, bantal, dan lengkap dengan ottoman.
  • Meja yang bisa digunakan untuk menikmati hidangan menu yang disajikan.
  • Seat control dengan panel layar sentuh untuk kemudahan penggunaan.
  • Pembatas untuk suite pada lini tengah yang dapat disesuaikan untuk mempermudah percakapan dengan penumpang suite yang berada di sebelahnya.
  • In-flight entertainment dengan 23.5 inci touch screen LCD, dilengkapi dengan remote control dan headphone kedap suara.
  • Lemari penyimpanan pribadi.
  • Lampu baca pribadi.